Langkah - Langkah untuk Melakukan Partisi pada Sistem Operasi Linux

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya Anisa dengan NIM 200605110116 akan menjelaskan langkah-langkah partisi dalam sistem operasi Linux. Sebelumnya saya ingin menginformasikan macam-macam nama partisi linux, diantaranya:

  • Root, digunakan untuk melakukan partisi pada sistem linux dan root pada linux ini sangat penting karena akses ketika memasuki linux melalui root
  • Swap, biasanya digunakan ketika ram tidak dapat menampung atau ketika memori virtual akan habis.
  • Home, partisi ini digunakan untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan seperti sistem kita sedang crash.
  • Usr, digunakan untuk menyimpan suatu file binari dari linux yang diinstal.
  • Boot, partisi ini dimanfaatkan untuk menyimpan file boot leader dan images dari kernel (besar partisi ini min 100 MB).
  • Chroot, digunakan saat menyimpan suatu komponen dari chroot dan dibuat untuk linux yang akan dipakai sebagai DNS Server.
  • Cache, untuk menyimpan cache dari proxy server.
  • Var, untuk menyimpan suatu perubahan yang sedang terjadi saat sistem berjalan normal.
  • Tmp, dipakai untuk menyimpan file “temporary”


Berikut langkah-langkah partisinya:

1. Buka Ubuntu








2. Lanjut, klik kanan kemudian klik open terminal lalu ketik sudo apt-get update, lalu ketik lagi sudo apt-get install gparted. Terakhir tunggu hingga proses install selesai.  Langkah ini dilakukan karena awalan dalam mendownload sebuah apk partisi di Ubuntu

















3. Setelah terinstall langkah selanjutnya, membuka aplikasi gparted yang telah terinstall lalu masukkan password yang sebelumnya pernah dibuat pada saat awal menginstall sistem operasi linux.









4. Buka apk gparted yang telah didownload pada mesin pencarian Ubuntu










5. Sebelum lanjut ke partisi, jangan lupa tambahkan hardisk "ubuntu1.vdi" pada storage ubuntu di virtual box supaya dev/sdb ubuntu dapat digunakan








6. Lalu, kembali ke ubuntu apk gparted ganti dev/sda menjadi dev/sdb. Kemudian, klik point “unallocated”  => selanjutnya terdapat pilihan untuk tipe tabel partisi dan pilih msdos => apply. Kenapa memilih msdos? menyediakan dukungan untuk suatu tabel partisi MBR model DOS










7. Langkah selanjutnya, atur size yang akan di partisi sesuai yang diinginkan kemudian klik add. Disini saya atur sizenya, yakni 8 GB










8. Partisi 8 GB (7.81 GiB) siap digunakan












Sumber: 

http://andre-networking.blogspot.com/2013/04/mengenal-sistem-partisi-pada-linux.html

http://www.antotunggal.com/2017/11/macam-macam-partisi-linux.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah - Langkah untuk Melakukan Partisi pada Sistem Operasi Windows